Mungkin, ini adalah satu-satunya tempat untukku bercerita

Rabu, 07 Oktober 2015

Tuhan, Engkau dimana?

Aku seperti tersimpuh
Lelah tak mampi gerak
Diam tak mampu jalan
Seperti kabut yang tak menyapa

Ohh...
Tuhan, aku kini kembali memanggilMu

Saat ini aku tak sedang baik-baik saja
Aku kembali tak punya arah melangkah
Semua menjadi goncang tak beraturan
Sedih, meluap air mata yang amat sakit

Tuhaaan...
Engkau sedang dimana sekarang?
Engkau sedang apa saat ini..?

Aku tak bisa sendirian Tuhan..
Pegang erat pundakku
Walau keKejianku yang kini menyiksaku

Tuhan, kukira ini mudah
Ku kira ini segampang yang ku rencanakan

Aku salah Tuhan, aku salah
Semua berantakan sekarang
Dan semua aku yang memulainya

Aku tahu, Engkau sambil tertawa disana
Melihat manusia Mu tertusuk kepedihan
Aku juga tahu, Engkau juga acuh
Dan enggan tahu apa yg manusiaMu rasa

Tapi, aku tahu Tuhan..
Engkau Maha Segalanya..
Engkau Maha Pemurah

Tidakkah sedikit saja engkau kasihan?
Bukan padaku, bukan aku..
Tapi dia, dia Tuhaaaan...

Melihatnya menangis adalah siksaanMu yg sangat berat aku jalani..
Dan ini sampai kapan?

Aku yang salah
Aku yang salah

Biarkan dia senyum
Walau dengan yang lain
Biarkan dia bahagia
Walau dengan yang lain..

Atau, beri kami jalan lain kalau engkau ijinkan..
Beri kami waktu lagi jika memang Engkau sudi..

Tuhan, ampuni aku..
Aku sangat menyayanginya
Sama seperti aku menyayangiMu..